Sosiologi
Ekonomi adalah sebuah istilah yang digunakan Weber dan diperkenalkan oleh
Durkheim, secara sederhana dapat di definisikan sebagai penerapan perspektif
sosiologi untuk mengamati fenomena ekonomi. Definisi serupa yang lebih
lengkap mengartikannya sebagai penerapan kerangka acuan, variabel dan
penjelasan mengenai pola-pola sosiologi yang menyangkut aktifitas produksi,
distribusi, pertukaran serta konsumsi barang dan jasa. Satu cara untuk
membuat definisi ini lebih spesifik adalah dengan menunjukan variabel-variable,
pola-pola dan lain sebagainya yang menjadi pekerjaan para sosiolog ekonomi. Ketika
Smelser pertamakali mengajukan definisi ini, ia mendifinisikannya dengan
“perspektif sosiologi pada interaksi antar individu, kelompok-kelompok,
struktur sosial (institusi sosial) dan kontrol sosial (seperti sangsi-sangsi,
norma-norma, dan nilai-nilai sentral)”. Berdasarkan perkembangannya yang
terbaru, kita dapat menambahkannya dengan perspektif pada jaringan sosial, gender dan konteks
budaya yang juga menjadi pusat kajian sosiologi ekonomi. Selain itu, dimensi
kehidupan ekonomi internasional telah diasumsikan mempunyai arti lebih diantara
para sosiolog ekonomi, pada saat yang sama dengan dimensi yang telah datang
untuk masuk ke dunia ekonomi kontemporer.
Perbandingan
Aliran-aliran Ekonomi dan Sosiologi Ekonomi
Sekarang kita
bandingkan sosiologi ekonomi dan aliran-aliran utama ekonomi sebagai suatu cara
untuk menjelaskan lebih jauh mengenai perspektif sosiologi terhadap ekonomi.
Ini adalah latihan yang bermanfaat hanya jika memenuhi syarat dengan
memperhatikan objek kajian dari keduanya yang jauh lebih kompleks daripada
perbandingan singkat yang akan mengesankan. Setiap pernyataan umum akan segera
menghasilkan pengecualian atau persyaratan.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar